5 Profil UMKM di Indonesia yang Sukses dengan Modal Kecil
Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM memiliki peran penting dalam kemajuan perekonomian di Indonesia. Masyarakat bisa hidup mandiri secara finansial berkat UMKM. Ada banyak contoh UMKM di Indonesia yang bisa sukses dengan modal kecil. \
Berikut 5 profil UMKM di Indonesia yang bermodal kecil tapi sukses besar.
Boboko Snack
Boboko Snack adalah usaha makanan ringan yang dirintis oleh seorang pria asal Bandung bernama Irpan Salim. Pria yang biasa dipanggil Ivan ini memulai bisnisnya pada akhir tahun 2015 lalu. Berawal dari bisnis rumahan makanan kecil yang diberi nama Jank Snack, produk Ivan berkembang semakin sukses.
Boboko adalah produk makanan kecil khas Sunda dengan banyak varian. Beberapa pilihan makanan ringan dari Boboko adalah seblak kering, basreng atau bakso goreng, kicimpring, makaroni, dan ramen sunda. Pilihan produk lainnya bisa Anda lihat secara langsung di akun Instagram @bobokosnackofficial.
Ant Man
Profil UMKM di Indonesia yang cukup menarik dan unik adalah Ant Man. Ant Man menghasilkan produk miniatur aneka jenis barang. Bisnis dengan ide yang kreatif ini dirintis oleh seorang wanita bernama Marissa Haryati. Produk miniatur dari Marissa ini menjadi pilihan suvenir dan pajangan yang menarik.
Banyak sekali jenis barang yang dijadikan miniatur oleh Ant Man. Mulai dari produk makanan kemasan hingga berbagai jenis benda lainnya yang ada di sekitar kita. Produk miniatur ini juga dijual dalam bentuk tempelan magnet untuk kulkas, gantungan kunci, anting-anting, dan lain sebagainya.
Dhenisa Mozaik
Dhenisa Mozaik adalah produk kerajinan mosaik dari bahan limbah kaca. UMKM ini dimulai oleh seorang wanita asal Bandung bernama Sunarti dan suaminya yaitu Herru Rezequin. Kerajinan mosaik berbahan kaca ini hadir dalam berbagai macam bentuk. Ada produk berupa pot, vas bunga, kaca, dan lain sebagainya.
Usaha kerajinan ini berawal dari ketertarikan Sunarti terhadap kerajinan Mosaik yang ia temui di Bali. Sampai sekarang, produk kerajinan mosaik dari Sunarti diburu oleh banyak orang. Tak hanya konsumen dari dalam negeri, Sunarti juga mendapat banyak konsumen dari luar negeri seperti turis Belanda, Italia, Pakistan, dan lain sebagainya.
Medan Hantaran
Medan Hantaran adalah bisnis bermodal kecil yang dirintis oleh seorang perempuan bernama Yuni. Bisnis ini menyediakan jasa pembuatan hantaran untuk keperluan lamaran. Tak banyak yang menyangka bahwa bisnis ini ternyata dimulai oleh Yuni tanpa modal.
Yuni memulai usaha ini dengan mengunggah foto desain hantaran di akun Instagram. Jika ada pesanan yang masuk, maka pelanggan harus membayar uang muka. Uang ini dijadikan sebagai modal oleh Yuni. Keuntungan dari pesanan yang ia dapatkan dijadikan modal untuk pembuatan pesanan berikutnya dan begitu seterusnya.
Kebab Pisang Pus1ng
Kebab Pisang Pus1ng adalah usaha kuliner yang dijalankan oleh Ida Amarwati. Usaha ini bermula dari perjuangan Ida berjualan nasi bebek kemudian beralih berjualan kebab. Bermula dari berdagang kecil-kecilan, Ida dan suaminya membesarkan produk kebab mereka. Kini, Kebab Pisang Pus1ng juga sudah merambah franchise.
Banyak hal yang telah dilalui Ida dan suaminya untuk membesarkan bisnis ini. Menurut Ida, kunci penting membesarkan bisnis ini terletak pada kemampuannya dalam belajar. Baginya, setiap pelaku UMKM bisa meraih sukses jika selalu belajar dan haus akan ilmu baru.
Sumber :
https://www.mbizmarket.co.id/news/profil-umkm-di-indonesia/

No comments:
Post a Comment