Pages

Monday, August 30, 2021

UMKM Bakmi Sukses Berkat Digitalisasi

Kisah UMKM Bakmi Jual Gerobak Saat Pandemi, Kini Sukses Berkat Digitalisasi

30 Agustus 2021 19:05

Pandemi COVID-19 memberi tantangan bagi para pelaku UMKM Indonesia. Enggak sedikit yang pendapatannya berkurang, bahkan menutup dagangan karena enggak mampu bertahan. Maka itu biar bisa tetap survive dan berkembang, salah satu yang harus dilakukan pelaku UMKM ialah beradaptasi dengan era digital. Jualan online jadi jawabannya.

Seperti yang dilakukan Bakmi Sundoro. UMKM asal Semarang, Jawa Tengah ini awalnya cuma fokus promosi dan berjualan secara offline. Di antaranya dengan membagikan sample di kawasan Simpang Lima.

Namun saat pandemi COVID-19 menyerang Indonesia, kegiatan dibatasi dan mau enggak mau beralih ke online. Akhirnya Bakmi Sundoro memulai digitalisasi dengan bergabung sebagai mitra UMKM Blibli dan mengikuti pembinaan.

Blibli mengajarkan UMKM Bakmi Sundoro untuk melakukan inovasi produk, membuat kemasan yang layak, hingga berjualan secara online.

"Di masa pandemi semua gerobak dia jual dan fokus online di Blibli. Kemasan juga diperbarui. Hasilnya sudah mulai terasa. Pengiriman lebih luas sekarang ke seluruh Indonesia, strategi juga makin sip, punya distributor di banyak daerah," ujar SME Sales Channel Lead Blibli Galeri Indonesia, Agus Pribadi,  dalam Digitalisasi Kunci UMKM Survive yang diadakan live secara virtual di Instagram kumparan, hari ini, Senin (30/8).

Terjun di UMKM sejak 2014, marketplace Blibli konsisten mendukung kemajuan para pelaku usaha di Indonesia. Agus mengatakan, selama tujuh tahun ini banyak tantangan yang dihadapi UMKM. Oleh karena itu, Blibli menghadirkan empat langkah dalam membantu pengusaha mengembangkan bisnisnya.

Pertama ialah dengan membentuk tim pendamping di seluruh daerah. "Kami lihat pelaku UMKM ini butuh didampingi. Makanya kami buat tim pendamping biar mereka bisa jualan di Blibli, dari mulai daftar sampai jualan," katanya.

Enggak cuma itu, di Blibli juga ada kategori khusus bertajuk Galeri Indonesia yang menampilkan sejumlah UMKM dalam negeri.

"UMKM enggak cukup ditampilkan aja. Tapi butuh cerita yang harus diangkat, tentang proses pembuatan, keunikan produk, dan lainnya. Nah, di Galeri Indonesia ini kami juga mengangkat produknya," lanjut Agus.

Langkah selanjutnya, Blibli mengadakan kompetisi Blibli Restart Indonesia yang mengajak pelaku UMKM dengan produk menarik, dan akan diberikan pembinaan serta promosi. Terakhir, ada pelatihan rutin untuk meningkatkan penjualan UMKM.

Blibli turut mendukung program Master Class kumparan yang menjadi bagian dari Festival Usaha Milik Kaum Milenial (UMKM). Master Class merupakan pelatihan intensif selama lima hari, untuk mendukung tumbuh kembang UMKM dalam negeri. 

Sebanyak 50 UMKM terpilih akan mengikuti program ini, dengan tujuan mengembangkan wawasan dan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola bisnis, agar usahanya lebih berkembang.

"Kami akan dukung program Master Class dengan memberikan materi-materi dan membawa sosok pelaku UMKM yang sudah sukses, untuk sharing dan memberi tips n trick agar bisa mengikuti jejaknya. Kami juga memberikan slot promosi untuk teman-teman yang bergabung di program ini," pungkas Agus.


Sumber :

https://kumparan.com/millennial/kisah-umkm-bakmi-jual-gerobak-saat-pandemi-kini-sukses-berkat-digitalisasi-1wQpsSScAfS/

Friday, August 27, 2021

Ojol Perempuan Ingin Dapat Pelatihan UMKM

Dampak Pandemi, Ojol Perempuan Ingin Dapat Pelatihan UMKM

27 August 2021 06:12 AM


Ibu-ibu ini sangat cocok disebut sebagai srikandi. Karakter kuat dan tangguh melekat pada diri mereka. Selain berperan sebagai ibu rumah tangga, mereka turut membantu perekonomian keluarga dengan menjadi pengendara ojek online (ojol).

Mengapresiasi kerja keras tersebut, Tim Penggerak PKK Sidoarjo memberikan bantuan sembako pada 100 srikandi ojol di Kota Delta, Kamis (26/8).

Koordinator Srikandi Ojol Sidoarjo Endah Ruliyanti mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini sangat sulit bagi pengendara ojol perempuan mendapatkan penumpang.

“Apalagi penumpang laki-laki tidak mau dibonceng sopir wanita. Itu semakin mempersempit kita mendapat penumpang,” katanya.

Endah mengharapkan ke depan ada program berkesinambungan dari Pemkab Sidoarjo. “Pelatihan UMKM atau home industri supaya kita tidak selamanya ngojek. karena bukan kodrat perempuan itu bekerja di jalan,” terangnya.

“Karena keadaan yang memaksa kita, membantu ekonomi keluarga. Bahu membahu perekonomian dengan suami,” sambungnya.

Endah mengungkapkan, di Sidoarjo ini ada ratusan srikandi ojol yang tersebar hampir di seluruh kecamatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo Sa’adah Ahmad Muhdlor menguraikan, sudah lebih dari 1.000 bantuan sembako disalurkan TP PKK bagi warga yang terdampak pandemi.

Terkait keinginan adanya pelatihan kewirausahaan, Sasha sapaan akrabnya menyambut sangat baik.

“Masukannya bagus sekali. Beberapa kali mengunjungi desa melihat kondisi di lapangan bahwa ibu-ibu punya semangat tinggi. Mereka akan diberikan pelatihan dan penyuluhan agar bisa berkarya di rumah,” jabarnya. 


Sumber :

https://radarsidoarjo.jawapos.com/ekonomi-bisnis/27/08/2021/dampak-pandemi-ojol-perempuan-ingin-dapat-pelatihan-umkm/

Thursday, August 5, 2021

6 Hal Memulai Bisnis Kaos Distro

Mau Bisnis Kaos Distro, Kenali Dulu 6 Caranya di Sini

Bisnis kaos distribution outlet (distro) begitu banyak digeluti masyarakat khususnya kaum muda. Tren kaos tanpa kerah dengan desain eksklusif semakin disukai para generasi milenial.

Untuk meraih penghasilan optimal dan mencapai target pasar dari bisnis kaos distro sendiri, diperlukan untuk menciptakan desain yang kreatif, unik, dan eksklusif.

Selain itu, memberikan layanan desain cepat dan berkualitas tinggi juga amat penting, dan menjalin komunikasi dengan konsumen sehingga diperoleh desain-desain yang sesuai dengan keinginan pasar.

Adapun kunci keberhasilan dari bisnis kaos distro seperti dilansir dari buku Kiat Praktis Buka Usaha Modal Photoshop oleh Jubilee Enterprise, Jakarta, Jumat (18/9/2020).


1. Meningkatkan net profit hingga 30%,

2. Meningkatkan penjualan desain kaos distro hingga 25%,

3. Meningkatkan layanan desain kaos distro berdasarkan pesanan konsumen,

4. Menjaga kepuasan konsumen terhadap desain yang mereka peroleh dengan memberikan jaminan kualitas desain yang memuaskan,

5. Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi konsumen untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginan mereka mengenai desain kaos distro yang diharapkan,

6. Desain dikerjakan oleh para ahli desain grafis yang memiliki kemampuan mendesain, kreatif, dan inovatif.


Sumber :

https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/455/2279831/mau-bisnis-kaos-distro-kenali-dulu-6-caranya-di-sini

7 Alasan Geluti Bisnis Kaos Rumahan

7 Alasan Mengapa Anda Harus Geluti Bisnis Kaos Rumahan

 
Dalam kisaran 10 tahun terakhir ini, bisnis kaos rumahan terus menjadi salah satu bisnis dengan potensi besar yang tak terkalahkan.

Meski semakin hari semakin banyak saja pemain dalam pasar usaha kaos rumahan ini, bisnis ini tetap memiliki prospek keuntungan yang menggiurkan.

Malahan bisnis yang biasanya mentargetkan produknya untuk kalangan muda dan ABG ini seakan terus mengalami pertumbuhan permintaan.

Jadi selama Anda mampu menyuguhkan produk baju dengan desain yang unik lengkap dengan metode pemasaran dan penjualan akurat sesuai dengan pasar target produk Anda, Anda sangat berpeluang mendapat share pasar.

Ada beberapa kelebihan dari usaha kaos rumahan sehingga sangat layak menjadi pilihan bisnis Anda, sekalipun untuk Anda yang pemula.


Bisnis kaos rumahan bisa Anda mulai dengan modal kecil.

Meski secara umum, usaha konveksi kaos rumahan membutuhkan perangkat yang memakan modal tidak sedikit, tetapi ternyata Anda tidak mutlak harus memulai usaha ini dari modal besar. Anda bisa mengawalinya dari usaha skala kecil dengan peralatan terbatas.

Model usaha kecil tidak selalu berarti Anda harus membatasi produksi karena Anda juga bisa melayani pesanan dengan cara menyewa peralatan dari pihak ketiga. Beberapa pelaku usaha ini mengaku memulai usaha ini dengan modal awal kisaran 2 juta hingga 15 juta rupiah.


Pasar dari produk bisnis ini sangat luas.

Produk kaos rumahan memiliki varian kualitas yang sangat beragam. Anda bisa menjual produk dengan bahan yang lebih mahal atau bahan yang lebih murah, dengan konsep desain dan sablon yang lebih rumit dan memakan biaya atau yang simpel dan murah meriah.

Itu sebabnya pasar dari bisnis ini sangat besar. Anda bisa memasuki segala segmen mulai dari pasar eksklusif, pasar khusus seperti pasar para pemusik atau pasar sport hingga kalangan menengah dan umum.


Produk ini bebas batasan gender.

Pada pasar pakaian, kebanyakan mengusung konsep pemisahan gender, tetapi hal ini tidak berlaku pada bisnis kaos rumahan. Anda bisa memproduksi pakaian yang bersifat unisex atau berdasar gender. Ada pula usaha distro yang memproduksi pakaian pasangan dengan desain yang mirip namun dalam ukuran yang berbeda.


Bisnis ini bisa Anda kerjakan full time atau sebagai pekerjaan sampingan.

Banyak pelaku bisnis ini masih memiliki pekerjaan utama atau bahkan masih berstatus mahasiswa. Konsep usaha yang bersifat tidak mengikat ini membuat pelaku usahanya memiliki kebebasan dalam menjalankan usaha. Untuk hasil yang maksimal sudah tentu pilihan full time menjadi pilihan terbaik.

Karena dengan Anda mengerjakannya sebagai usaha sampingan maka Anda juga harus membagi waktu antara pekerjaan utama Anda dengan bisnis kaos rumahan, yang artinya juga membatasi produksi.


Bisnis ini bisa menjadi media idealisme Anda

Kebanyakan produk sandang di pasaran memiliki konsep desain yang serupa dan universal. Bagi sebagian kalangan konsep ini menjenuhkan sehingga mereka mencari produk unik yang mengusung idealisme dan selera yang lebih khusus.

Inilah yang menarik dari bisnis kaos rumahan. Anda bisa menyampaikan idealisme ini dalam desain baju Anda dan menjualnya pada pasar khusus dengan idealisme yang sama, seperti komunitas mobil misalnya. Meski pasar untuk produk macam ini lebih terbatas, namun pada umumnya peminatnya memiliki loyalitas yang baik dan Anda bisa mendapatkan keuntungan dari loyalitas ini.
 
Jadi jangan ragu untuk menumpahkan idealisme atau suara Anda pada desain fashion karya Anda, karena pasti di luar sana ada orang-orang yang sependapat dengan suara Anda dan berminat menggunakan produk Anda.


Konsep usaha fleksibel.

Usaha ini tidak mutlak menuntut Anda memiliki toko. Anda tetap bisa menjalankan usaha ini dan mengeruk untung besar bahkan tanpa sebuah toko offline. Anda juga tidak mutlak sepenuhnya memiliki perangkat produksi lengkap, karena Anda juga bisa menjalin kerjasama dengan usaha sablon atau penjahitan.

Karena untuk menjual produk ini Anda bisa menggunakan banyak media mulai dari sistem keagenan, reseller, toko online hingga melalui pameran-pameran atau sekedar Anda titipkan pada toko pakaian besar di kota Anda. Bahkan beberapa pelaku usaha menjual produknya melalui jalur khusus internal komunitas anak muda.


Jalur Pemasaran yang fleksibel

Berkaitan dengan poin 6 di atas, selain fleksibel dalam konsep, bisnis ini juga memiliki sisi fleksibel dalam teknik pemasarannya. Dengan beragam varian model usaha, dari usaha toko offline hingga toko online, kemudian model keagenan atau branding produk khusus, jelas artinya Anda juga memiliki banyak alternatif teknik pemasaran. Beberapa yang umum digunakan adalah model pemasaran online dengan branding pada sosial media dan blogging serta pemasaran jalur khusus dengan menjadi sponsor event tertentu.

Anda bisa lihat kan, ada sederet alasan membuat bisnis desain baju distro ini layak menjadi pilihan bisnis Anda. Tinggal kapan Anda memutuskan untuk memulai bisnis kaos rumahan ini.


Sumber:
https://www.bukausahayuk.com/bisnis-kaos-rumahan/3/

Tips Memulai Bisnis Kaos

Tips Memulai Bisnis Kaos Distro Di Tahun 2018

Memulai bisnis baru tidak hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman lho. Anak-anak muda yang kreatif juga bisa memulai beragam bisnis. Salah satunya yaitu bisnis kaos. Di tahun 2018 ini prospek bisnis kaos bisa saja mengalami peningkatan mengingat banyak sekali penggemar sablon kaos.

Nah, Anda pun bisa belajar memulai bisnis sablon kaos. Jangan khawatir, sebagai permulaan sebaiknya pertimbangkan beberapa tips memulai sablon kaos berikut ini dalam memulai bisnis kaos. postingan ini sebenarnya sudah pernah kita ulas, namun ini sebagai tambahan saja sob.


Temukan Tema Sablon Kaos yang Unik

Langkah awal yang harus Anda persiapkan sebelum memulai bisnis kaos di tahun ini ialah dengan menemukan tema sablon. Mengapa tema sablon penting? Hal ini karena tema dari sablonlah yang pertama kali dilirik oleh pembeli. Tema sablon yang monoton cenderung membuat para pemakainya cepat bosan. Sebaiknya pilihlah tema sablon yang unik.

Bagaimana Anda bisa menemukan tema sablon kaos yang tidak hanya menarik namun juga unik dan memiliki nilai jual? Anda bisa memulainya dengan melihat tren yang sedang berlangsung di masyarakat. Sebagai contoh beberapa waktu demam Pokemon Go melanda banyak orang di tanah air. Beberapa pebisnis dan pengusaha lantas mengambil kesempatan tersebut dalam bisnisnya. Salah satunya ialah dengan membuat desain pokemon pada kaos.

Anda pun bisa mengambil contoh tersebut sebagai panduan.Tetapi mengikuti tren saja tidak cukup. Sablon kaos yang Anda terapkan haruslah memiliki identitas atau ciri khas. Ciri khas tersebut nantinya bisa membantu branding kaos sablon yang Anda buat. Ciri khas tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya warna, pola desain sablon, tulisan khusus dan lainnya. Pastikan Anda memahami makna dari identitas sablon yang Anda buat.


Menentukan Konsep Bisnis Sablon Kaos

Langkah selanjutnya ialah dengan menentukan konsep bisnis yang ingin Anda jalankan. Meski Anda tidak hanya memiliki pengalaman yang cukup luas mengenai bisnis akan tetapi konsep bisnis yang jelas harus Anda buat. Misalnya saja menjadi reseller atau memproduksi sendiri kaos bersablon tersebut. Masing-masing konsep bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus Anda pahami.

Bila Anda memilih menjadi reseller maka Anda tidak perlu bingung bagaimana caranya memproduksi kaos dan sablon kaos. Anda hanya perlu mencari supplier yang bekerja sama dengan Anda. Carilah supplier yang bisa dipercaya. Bila Anda kurang teliti dalam mencari supplier yang bisa dipercaya kemungkinan besar hal tersebut akan menjadi bumerang bagi bisnis Anda.

Sementara itu, bila Anda memilih untuk memproduksi kaos dan sablon kaos tersebut, Anda harus mempersiapkan peralatan produksi, tenaga kerja, dan desain untuk sablon. Bahkan Anda harus memilih bahan baku yang tepat dan terjangkau sesuai dengan budget yang dimiliki. Meski terbilang rumit, memproduksi sendiri kaos juga menguntungkan. Anda bisa lebih menuangkan ide bisnis dan brand Anda sendiri lewat produk-produk yang Anda produksi.


Menentukan Harga dan Mempromosikan Sablon Kaos

Langkah terakhir bila Anda ingin berbisnis kaos ialah dengan menentukan harga setelah proses produksi dan mempromosikannya. Untuk menentukan harga yang tepat pertimbangkan beberapa aspek berupa total biaya produksi yang dikeluarkan, biaya tenaga, biaya promosi dan biaya lainnya. Bila Anda memilih untuk menjadi seorang reseller, untuk menentukan harga yang pas pertimbangkan aspek modal yang Anda keluarkan saat kulakan dan biaya marketing yang Anda keluarkan.

Setelah menentukan harga yang tepat untuk kaos, sebaiknya Anda juga perlu mempertimbangkan langkah-langkah promosi tersebut. Dewasa ini sudah ada banyak strategi marketing yang praktis. Bila dahulu marketing dijalankan dengan strategi door to door, kini strategi pemasaran lebih didominasi dengan bantuan media sosial seperti web untuk jualan online, Instagram untuk promosi kaos bisnis Anda, dan Facebook.

Pastikan pula bahwa sablon kaos dalam bisnis Anda berkualitas. Bila kualitas dari kaos yang jual bagus maka pelanggan akan mulai berdatangan. Jangan lupa untuk memberikan nama brand pada kaos yang Anda jual tersebut. Nama brand haruslah yang unik dan mudah diingat oleh target market Anda nantinya.

Prospek bisnis kaos besar kemungkinan tidak akan pernah padam. Karena itu, persaingan pun pasti tidak bisa dihilangkan pula. Langkah jitu untuk mempertahankan bisnis tersebut ialah dengan menjaga kualitas sablon kaos.


Sumber :

https://www.sablon.web.id/2018/01/tips-memulai-bisnis-kaos-distro.html

Bisnis Kaos Distro

Tertarik Bisnis Kaos Distro? Temukan Langkahnya di Sini

Sudah banyak informasi mengenai dahsyatnya bisnis kaos distro dan dunia desain baju distro menjadi salah satu bisnis paling berprospek saat ini. Tetapi Anda jangan terburu-buru untuk terjun ke dalam bisnis satu ini.

Jangan sampai sudah terlanjur basah ternyata Anda belum bisa berenang. Meski tampak sederhana, ada beberapa hal spesifik yang harus Anda siapkan dan lakukan dalam memulai bisnis kaos distro ini.

Untuk itu, pada kesempatan ini saya akan mencoba sharing dengan Anda mengenai bagaimana cara dan langkah-langkah dalam membuka usaha usaha kaos distro. Semoga bisa menjadi referensi untuk Anda.


Angkat Tema Tertentu

Memasuki bisnis satu ini Anda perlu mengenali salah satu karakter khas dari pasar bisnis distro, yakni perilaku konsumen yang mencari keunikan dan konsep berbeda dari produk pasaran. Jadi untuk menjadi bintang baru dalam bisnis ini Anda harus menemukan tema yang khas dan menjual namun cukup berpotensi untuk Anda jalani.

Di sini Anda bisa memilih banyak tema, mulai dari etnik, sporty, sosial, musik dan masih banyak lagi tema unik yang bisa Anda usung. Pastikan Anda memiliki kompetensi untuk dapat mengembangkan desain berdasar tema tadi dan lebih baik bila Anda juga memiliki calon pasar yang cukup kuat untuk produk dengan tema pilihan Anda.


Menentukan Konsep Usaha

Inilah keputusan pertama Anda dalam bisnis ini, yakni memilih antara menjadi reseller atau membuka sendiri produksi kaos distro. Tentunya masing-masing keputusan memiliki kelebihan. Dengan cara reseller atau agen, Anda tidak lagi dipusingkan dengan proses produksi. Tetapi di sini Anda harus memastikan supplier Anda memang produsen kaos distro yang terjamin dari sisi kualitas maupun dalam partnership.

Sedang bila Anda tertarik membuka produksi sendiri Anda harus menyiapkan segala urusan produksi, mulai dari alat, tenaga hingga perlengkapan dan bahan baku. Prosesnya lebih rumit pilihan kedua tetapi dari sisi lain Anda bisa menuangkan keahlian desain dan idealisme Anda dalam kaos buatan Anda sendiri.


Menentukan Jalur Penjualan

Di sini Anda harus memilih apakah Anda akan membuka toko offline atau membuka jalur pemasaran online. Apakah Anda memerlukan tenaga reseller atau keagenan, atau Anda lebih suka menjual secara jalur khusus dengan memasuki komunitas tertentu dan menjualnya secara forum tertutup.

Semua ini bergantung pada karakter produk Anda, misalkan bila Anda mengangkat kaos denga tema hardcore, maka memasuki pasar komunitas bisa menjadi pilihan menarik untuk Anda coba.


Persiapkan Keuangan

Dalam memulai usaha Anda jelas membutuhkan modal, tentu saja bila Anda memilih bisnis reseller Anda bisa menekan modal awal lebih rendah dengan sistem dropship. Tetapi bila pilihan Anda adalah produksi sendiri, maka Anda setidaknya harus menyiapkan dana moda kisaran 2 – 10 juta untuk usaha skala kecil, dana ini utamanya untuk menyiapkan peralatan dan mesin-mesin, bahan baku berupa kaos polos dan cat tinta, benang DLL.


Melakukan Branding

Pada umumnya pasar dari kaos distro adalah anak muda yang mencari produk kaos yang berbeda dan unik. Sesuatu yang lebih menunjukan personal mereka dari sekedar produk massal yang cenderung universal. Branding Anda di sini bertujuan menunjukan jati diri desain kaos karya Anda, pesan-pesan yang ingin Anda sampaikan atau sekedar kesan yang ingin Anda ciptakan dari rancangan Anda.

Pilihlah merek dengan logo yang anak muda banget dan menggambarkan tema dengan baik. Buat iklan yang memuat pencitraan yang ingin Anda bangun dari produk Anda. Itu sebabnya lakukan dulu riset poin satu untuk menemukan tema yang tepat dengan selera pasar dan style Anda. biasanya ditujukan untuk anak muda, jadi dekatkan branding Anda dengan gaya anak muda.


Penentuan Harga

Pada poin ini Anda harus menghitung total biaya produksi dari produk Anda juga ditambahkan dengan biaya lain-lain untuk produk Anda sampai ke tangan konsumen. Dari sini Anda bisa menghitung besar harga yang Anda bandrolkan pada produk.

Harga sendiri adalah bagian dari branding, harga yang murah tentu akan memberi citra yang berbeda dengan harga mahal. Tetapi Anda tetap harus menyesuaikan kualitas produk Anda dengan harga yang Anda pasangkan.


Langkah Promosi Produk

Sebenarnya branding juga merupakan dari proses promosi dan pemasaran. Pencitraan yang Anda lakukan akan menjadi salah satu alasan konsumen membeli. Tetapi selain branding, Anda perlu membuat konsep perkenalan produk yang akurat untuk membidik pasar target Anda.

Misalkan dengan mensponsori event, pameran, memasuki komunitas untuk mendapatkan penjualan dari target atau dengan promo harga. Bahkan mengikat kerjasama dengan pihak toko penjual untuk memajang produk Anda di depan saja sudah bisa menjadi cara promosi yang jitu.

Dengan penjelasan di atas, sekarang Anda sudah mulai mendapat gambaran kan bagaimana cara-cara memulai bisnis kaos distro online? Kalau sudah, sudah siapkah Anda memulainya sekarang?


Sumber :

https://www.bukausahayuk.com/bisnis-kaos-distro/3/

Tuesday, August 3, 2021

Usaha Rumahan Kaos C59

Cerita Awal Sukses Usaha Rumahan Kaos C59

Senin, 28 Desember 2015 | 14:08 WIB

Kesuksesan merek Kaos C59 dibangun oleh Marius Widyarto Wiwied sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). 

Mulanya, ia meminjam 50 buah kaos polos ke orangtua temannya yang berbisnis konveksi. Ia pun mengutang uang sebanyak Rp10 ribu untuk mencetak sablon gambar pada kaos tersebut. Lalu, kaos-kaos itu ia jajakan di kelas. Tak butuh waktu lama, semua kaos itu langsung ludes terjual.

 “Mulainya dari 50 kaos itu. Lulus SMA di tahun 1974 terus saya kuliah di Universitas Parahyangan, Bandung. Nah di situlah saya benar-benar menjadi makelar kaos, penghubung antara si konsumen dengan tukang sablon,” ujar Wiwied ketika ditemui di Bandung.

 Lama kelamaan skala bisnisnya makin membesar. Meski masih iseng-iseng ternyata bisnis ini bisa memberikan kehidupan yang layak, walaupun harga kaosnya tak terlalu mahal. Tahun 1977-an omsetnya sudah mencapai Rp35 juta per bulan.

Hidup ini pada akhirnya memang sebuah pilihan. Ia memilih tak melanjutkan kuliahnya.

 "Keasikan berbisnis, akhirnya kuliah saya kalah. Bagaimana tidak asik, dari bisnis itu saya sudah bisa membeli rumah sendiri. Padahal, saat itu saya belum menikah," ceritanya.

 Tanggal 12 Oktober 1980, ia menikahi gadis pujaannya, Maria Goreti Murniati. Usai menikah, ia mulai serius berbisnis kaos. 

"Dari yang semula hanya iseng-iseng, kali ini jangan dibuat iseng-iseng lagi. Saya harus serius. Setelah menikah, saya datang ke setiap sekolah, bank, instansi dan lain-lain untuk menawarkan kaos," katanya.

Kebetulan Wiwied memiliki banyak teman di sejumlah kampus di Kota Bandung. Dia pun membangun jaringan penjualan di Universitas Parahyangan, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran, dan beberapa kampus lokal lainnya. 

"Saya buat itu sebagai jaringan penjualan. Dengan koneksi itu, bisnis saya menjadi lancar,” ujarnya.

 Soal modal untuk memulainya ia harus rela menjual kado pernikahan untuk membeli mesin sablon. 

“Saat kuliah saya kan hanya sebagai calo saja, saya belum punya alat-alat. Setelah menikah saya ingin mempunyai alat seperti mesin jahit, mesin obras dan peralatan sablon. Akhirnya saya menjual kado-kado pernikahan. Terkumpullah uang sekitar Rp5 juta. Saya pun bisa membeli mesin,” ungkap peraih penghargaan Upakarti di tahun 1996 ini.

 Wiwied mulai mengoperasikan usahanya dari rumahnya di Jalan Caladi nomor 59 yang kemudian nama tersebut dijadikan merknya, C59. Perlahan bisnis yang dinakhodainya makin berkembang pesat.

 Dalam perjalanannya, tahun 1986, ia sudah mampu membeli 20 mesin. Dan pada tahun 1990, C59 semakin berkembang dengan membangun pabrik dan fasilitas modern. Bersamaan dengan dibangunnya toko retail (showroom) yang pertama di jalan Tikukur nomor 10 Bandung.

 "Awalnya kesulitannya sama soal permodalan. Tapi, itu bisa saja menjadi nomor 10 karena sumber daya manusia yang utama. Pasar saya selalu tumbuh. Secara omset dan aset pun cukup baik," cetusnya.

 Sekitar tahun 1993-1994, C59 pun berdiri secara sah sebagai perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Caladi Lima Sembilan, dan Marius Widyarto Wiwied sebagai Direktur Utama. 

Seiring dengan itu, ekspansi pun terus dilakukannya ke seluruh pelosok negeri. Selain membuka toko sendiri, ia juga sempat bekerjasama dengan beberapa department store yang menyalurkan kaos produksinya hingga ke Jakarta, Balikpapan, Yogyakarta, Ujung Pandang, Lampung dan Malang.

Sebagai titik puncaknya, di tahun 2000, penjualannya bahkan merambah hingga Eropa Tengah seperti Ceko, Slovakia dan Jerman. 

"Ketika itu saya mempunyai 600 reseller, penjualan berupa toko di seluruh Nusantara dan Eropa," tuturnya.

Namun, ledakan bom Bali menjadi bencana. Juga krisis krisis ekonomi global turut berperan dalam memusnahkan toko-toko penjualannya. 

"Saat bom Bali meledak, toko-toko saya di Eropa mendadak sepi. Citra Indonesia di mata dunia menjadi negatif. Imbasnya toko-toko itu kemudian tutup," ucapnya.

Peran krisis ekonomi dunia memperlengkap penderitaannya. Sebagai sebuah bisnis yang memiliki risiko tinggi dan bergantung pada bahan baku impor, bisnisnya ikut tergoyang.

"Bahan baku industri ini semuanya impor. Kapas impor bahkan jarum pun impor. Saya terkena dampak dari krisis ini," ujarnya.

Akhirnya, Wiwied mundur dari penjualan dan beralih ke produksi saja. Sekarang cabangnya hanya ada di Bali, Yogyakarta dan Jakarta. Reseller sudah tidak ada lagi, begitu juga dengan penitipan ke department store. 

"Saya kembali lagi ke pemesanan. Lebih banyak memasarkannya ke instansi, sekolahan dan komunitas-komunitas, banyak orderan datang dari sana,” ungkapnya.


Sumber :

https://www.viva.co.id/arsip/716001-cerita-awal-sukses-usaha-rumahan-kaos-c59?page=all&utm_medium=all-page

Kisah Sukses 'Dagadu'

26 Tahun Berkiprah, Ini Kisah Sukses 'Dagadu' Jadi Ikon Yogyakarta

Selasa, 28 Apr 2020 15:34 WIB

Sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta selalu menghasilkan bibit-bibit kreatif. Contoh nyata adalah Dagadu Djokdja, salah satu usaha padat karya asli Yogyakarta yang didirikan oleh 25 mahasiswa dan mahasiswi Seni Arsitektur UGM.

Berawal pada 1994, Dagadu Djokdja membuka lapak pertama di Mall Malioboro yang memiliki konsep kaki lima di dalam mall. Menurut salah satu Owner kaos kreatif Dagadu Ahmad Noor Arief tempat itu yang jadi pertama kali pertumbuhan industri kreatif ini.

"Itu tempat bersejarah awal mula Dagadu, saya bersama teman-teman mulai dari tempat kecil itu. Sebenarnya bukan pilihan, tapi 25 tahun lalu tahun 94 Januari itu kami mendapat tawaran dari dosen kami merancang mall ini," ujar Arif.

Kini Arif bersama teman-temannya, mempertahankan merek, menjual gagasan dan kreativitas dalam wujud kaos Dagadu, dan mengembangkannya hingga sekarang.

Di bawah polesannya, Dagadu Djokdja berkembang dan memiliki workshop produksi untuk mengembangkan produk agar tidak berhenti berinovasi meski banyak tantangan yang harus dihadapi. Dirinya pun tetap konsisten menunjukkan aspek kemanusiaan dan aspek keyogyaan yang ditonjolkan.

"Karena kami tumbuh dalam ekosistem kreatif, ada kewajiban yang harus kami tunaikan untuk menumbuhkan ekosistem. Sama hal nya seperti orang bercocok tanam tidak hanya berhenti pada bibit yang unggul tapi membutuhkan tanah yang subur," jelasnya.

Dagadu Djokdja kini telah memasuki usia 26 tahun dan masih konsisten dengan desain nyentrik ala Yogya. Seiring perkembangan dan selera fashion masyarakat, Dagadu selalu punya ide-ide yang terus baru dan berhasil menarik minat wisatawan.

Penasaran dengan keseluruhan cerita perjalanan Arif dengan Dagadu Jogja? Cerita lengkapnya bisa Anda tonton dalam acara Blusukan Butet Kartaredjasa: Dagadu Jogja di Mola TV.

Semua itu bisa dilihat melalui paket Corona Care Mola TV. Dalam program ini, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli melalui Corona Care, sebuah program yang bertujuan untuk membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia.

Program ini dapat disaksikan juga dengan memberikan sumbangan yang beragam mulai dari Rp 0 (melalui donasi doa) hingga Rp 5 juta. Nantinya untuk setiap sumbangan yang diterima, akan digandakan oleh Mola TV lalu disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu perjuangan melawan Corona


Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-4994510/26-tahun-berkiprah-ini-kisah-sukses-dagadu-jadi-ikon-yogyakarta